FKIP

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN OPERASI HITUNG BILANGAN PECAHAN PADA SISWA KELAS V SDNEGERI 2 BUKIT TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Posted at July 10, 2017 | By : | Categories : FKIP,P. Matematika,Skripsi | 0 Comment

OLEH : DEWI SUSANTY

NPM.:09.8.03.51.30.15.1466

PROGRAM STUDI MATEMATIKA

 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR

2014


ABSTRAK

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri 2 Bukit pada tahun pelajaran 2013/2014 dalam pelajaran matematika. Permasalahan tersebut disebabkan oleh guru selalu menerapkan model pembelajaran yang sama yaitu model ceramah dalam setiap pembelajaran. Berdasarkan kondisi tersebut maka peneliti berupaya untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar pada siswa kelas V SD Negeri 2 Bukit dengan menerapkan model pembelajaran yang lebih inovatif dan bervariasi yaitu model pembelajaran kooperatif tipe TGT.Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas V SD Negeri 2 Bukit dalam pembelajaran operasi hitung bilangan pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Bukit Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem sebanyak 13 orang. Data yang dikumpulkan meliputi data aktivitas belajar siswa, data prestasi belajar siswa dan data keterlaksanaan pembelajaran. Data aktivitas belajar siswa dan data keterlaksanaan pembelajaran dikumpulkan dengan teknik observasi, data prestasi belajar siswa diperoleh dari hasil tes yang dilaksanakan pada tiap akhir siklus. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisisdeskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil analisis data aktivitas belajar siswa pada siklus I menunjukkan rata-rata skor aktivitas belajar siswasebesar 11,31 dengan katagori cukup aktif dan siklus II menunjukkan rata-rata skor aktivitas belajar siswa sebesar 13,08 dengan katagori aktif. Berdasarkan hasil analisis data rata-rata skor prestasi belajar, daya serap, dan ketuntasan belajar pada siklus I berturut-turut sebesar 70,51; 70,51%; 69,23% dan pada siklus II hasil analisis data rata-rata skor prestasi belajar, daya serap, dan ketuntasan belajar berturut-turut sebesar 78,46; 78,46%; 92,31%. Hasil analisis data keterlaksanaan pembelajaran (KP)pada siklus I sebesar 80,44%dengan katagori baik, dan siklus II sebesar 100% dengan katagori sangat baik. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil-hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam pembelajaran operasi hitung bilangan pecahan pada siswa kelas V SD Negeri 2 Bukit setiap siklusnya. Dari simpulan tersebut peneliti memberikan saran sebagai berikut: (1) kepada guru mata pelajaran matematika di SD Negeri 2 Bukit disarankan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT sebagai alternatif pembelajaran matematika karena terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa, (2) kepada pihak yang bertugas menyusun dan mengembangkan kurikulum mata pelajaran matematika, disarankan agar memasukkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT sebagai salah satu alternatif dalam kegiatan belajar mengajar matematika.

Kata Kunci : Aktivitas Belajar, PrestasiBelajar, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT, Operasi Hitung Bilangan Pecahan.

 

Lokasi Skripsi : Perpus. Unmas

Kode Skripsi: R/242/FKIP MAT

Download PDF