FKIP

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING (ST) DAN LKS (LEMBAR KERJA SISWA) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SEJARAH PADA SISWA KELAS VIII F SMP PGRI 1 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Posted at June 14, 2017 | By : | Categories : FKIP,P. Sejarah,Skripsi | 0 Comment

OLEH : Frumensius Ambut

11.8.03.51.29.1.5.1292

PROGRAM STUDI SEJARAH

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR

2015


ABSTRAK

Hasil belajar siswa kelas VIII F SMP PGRI 1 Denpasar belum berhasil mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah yaitu 2,66. Kurangnya pencapaian tersebut disebapakan oleh cara guru mengajar yang kurang inovatif sehingga siswa tidak termotivasi dalam KBM. Oleh karena itu maka perlu diterapkan metode baru untuk meningkatkan hasil belajar siswa salah satunya dengan menggunakan model Snowball Throwing (ST) dengan bantuan LKS (Lebar Kerja Siswa). Menimbang permasalahan tersebut, maka dapat dibuat rumusan masalah yaitu: (1) Apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing (ST) dapat meningkatkan proses belajar IPS sejarah pada siswa kelas VIII F SMP PGRI 1 Denpasar? (2) Apakah penggunaan LKS dapat motivasi belajar IPS sejarah pada siswa kelas VIII F SMP PGRI 1 Denpasar? (3) Apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing (ST) dan LKS dapat meningkatkan hasil belajar IPS sejarah pada siswa kelas VIII F SMP PGRI 1 Denpasar? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing (ST) dan LKS dalam meningkatkan hasil belajar IPS sejarah pada siswa kelas VIII F SMP PGRI 1 Denpasar. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori Kurt Lewin. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakuakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIII F SMP PGRI 1 Denpasar dengan jumlah 42 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pada siklus I terdapat 31 orang siswa yang sudah mencapai (KKM) yaitu dengan nilai 2,66 ke atas dan 11 orang siswa memeroleh nilai 2,66 ke bawah sesuai dengan (KKM) IPS Sejarah. Pada siklus II ketuntasan belajar menjadi 100% artinya dari 42 orang siswa kelas VIII F niali yang mereka memeroleh sudah di atas (KKM) IPS sejarah maka klasifikasi pembelajaran sudah tergolong baik. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing (ST) dan LKS (Lembar Kerja Siswa) dapat meningkatkan proses belajar, motivasi belajar dan hasil belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran IPS sejarah.

 

Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif tipe Snowball Throwing (ST), LKS (Lembar Kerja Siswa), Hasil Belajar.

Lokasi Skripsi : Perpus. Unmas

Kode Skripsi: R/43/FKIP SEJ

Download PDF