FT

ANALISIS DAMPAK RELOKASI PASAR BADUNG TERHADAP KINERJA LALU LINTAS DI JALAN COKROAMINOTO, DENPASAR

Posted at June 14, 2017 | By : | Categories : FT,Skripsi | 0 Comment

OLEH : I PUTU INDRA YUDA

NPM 15.05.22201.0076

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR

2017


ABSTRAK

            Aktivitas ekonomi yang tinggi sejalan citra Denpasar sebagai kota budaya yang ramai dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri, secara tidak langsung turut berpengaruh pada peningkatan jumlah penduduk, keperluan bahan pokok dan barang, serta kebutuhan transportasi yang memadai. Sebagai ibu kota propinsi Bali, Pasar Badung menjadi penyangga nadi ekonomi pedagang kecil dan penyedia kebutuhan pokok bagi masyarakat. Selain menawarkan destinasi yang menarik bagi pengunjung, Pasar Badung juga memiliki beberapa masalah utama yang belum bisa diselesaikan hingga saat ini seperti penataan tempat/lokasi berjualan bagi para pedagang, penataan parkir, kemacetan di sekitar area pasar dan penanganan masalah sampah. Dalam tugas akhir ini penulis akan melakukan analisis dampak relokasi Pasar Badung terhadap kinerja lalu lintas di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang tingkat pelayanan jalan serta solusi dalam mengatasi permasalahan kemacetan yang sering terjadi di area tersebut. Dari hasil perhitungan kapasitas jalan dan derajat kejenuhan maka dapat diketahui tingkat pelayanan jalan di sepanjang ruas Jl.Cokroaminoto Denpasar Tingkat pelayanan jalan pada hari kerja normal yaitu antara senin-kamis masuk ke dalam kategori kelas C yang artinya arus stabil tetapi kecepatan dan gerak kendaraan dikendalikan oleh kondisi lalu lintas Nilai DS yang didapat yaitu 0,72. Tingkat pelayanan jalan pada hari kerja setengah hari yaitu hari jumat masuk ke dalam kategori kelas C. Nilai DS yang didapat yaitu 0,70 dimana lebih rendah jika dibandingkan dengan Nilai DS saat hari kerja normal. Tingkat pelayanan jalan pada hari libur yaitu antara sabtu-minggu masuk ke dalam kategori kelas C. Nilai DS yang didapat yaitu 0,55 yang merupakan nilai paling rendah jika dibandingkan dengan hari kerja normal dan hari setengah hari kerja. Hal ini disebabkan oleh jumlah volume lalu lintas dan hambatan samping yang lebih sedikit sehingga tidak menyebabkan kemacetan di sepanjang ruas jalan pada area lokasi penelitian.

 

Kata kunci : relokasi pasar badung, kapasitas jalan, tingkat pelayanan jalan

Lokasi Skripsi : Perpus. Unmas

Kode Skripsi: R/25/TEKNIK

Download PDF