P. Bhs. & Sastra Indo

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI ISI BACAAN MELALUI TEKNIK TRIPLE READ OUTLINE PADA SISWA KELAS VII C MUHAMMADIYAH 1 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Posted at March 16, 2017 | By : | Categories : P. Bhs. & Sastra Indo | 0 Comment

OLEH :

SITI HAJAR

NPM . 12.8.03.51.31.1.5.3103

PROGRAM  STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MAHASARASWATI DENPASAR

2016


ABSTRAK

Pengajaran bahasa dan sastra Indonesia merupakan bagian dari program pengajaran bahasa yang memiliki peran penting dalam peningkatan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik secara lisan maupun secara tertulis. Bahasa memiliki peran sentral dalam pengembangan kebudayaan nasional, ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dalam hubungan ini Bahasa Indonesia adalah satu-satunya alat yang memungkinkan kita bisa membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sedemikian rupa sehingga memiliki ciri-ciri dan identitas sendiri, yang dapat membedakan dari kebudayaan daerah. Pada waktu yang sama bahasa Indonesia kita pergunakan sebagai alat untuk menyatakan nlai-nilai sosial budaya nasional kita (Badudu, 1979 : 8). Menyadari  pentingnya fungsi bahasa Indonesia dengan ruang lingkupnya yang luas, maka pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah kebahasaan

yang berlaku dapat tercapai dengan baik. Dalam usaha pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia dikembangkan kemampuan menggunakan keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis. Dari keempat keterampilan tersebut sangat berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Minat dan kebiasaan membaca yang baik merupakan bagian penting dari budaya tulisan dan tak mungkin dimiliki dalam waktu yang singkat. Di samping itu perpustakaan di sekolah harus diperhatikan terutama koleksi buku-buku yang harus disediakan sesuai dengan keperluan anak. Sebab membaca merupakan hal yang sangat penting bagi guru maupun siswa. Pada zaman yang modern ini pentingnya membaca dalam kehidupan sosial harus disadari benar-benar bahwa membaca mempunyai peranan yang sangat penting. Membaca merupakan alat komunikasi yang sangat diperlukan dalam suatu masyarakat berbudaya. Keterampilan membacalah yang sangat dibutuhkan untuk memahami isi wacana. Menurut Tarigan (1985 : 7) membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang disampaikan penulis melalui media kata-kata atau bahasa tulis. Untuk memahami pesan yang disampaikan penulis, pembaca tidak hanya memahami makna kata perkata tetapi juga pembaca harus memahami makna keseluruhan dari pesan tersebut. Dalam hal ini harapan peneliti pada siswa VIIC SMP Muhammadiyah 1 Denpasar mampu memahami isi bacaan dengan baik. Pada pengalaman yang sudahsudahselama ini menunjukkan kebiasaan membaca belum berkembang sepenuhnya.

Berdasarkan hasil observasi terhadap siswa-siswi kelas VIIC SMP Muhammadiyah 1 Denpasar, ternyata kemampuan memahami isi bacaan masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan yaitu 86, sedangkan nilai ratarata siswa kelas VIIC yang diperoleh adalah 63. Salah satu faktor yang menjadi penyebab adalah sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami bacaan yang dibacanya. Siswa kurang tertarik dengan pelajaran membaca karena teknik yang digunakan guru kurang berfariasi. Berdasarkan pengamatan peneliti hambatan dalam pembelajaran membaca yang ditemukan pada siswa adalah siswa kurang aktif dalam pembelajaran membaca, siswa kurang tertarik dengan pembelajaran membaca, tekniknya atau model yang digunakan oleh guru kurang bervariasi.

Kata Kunci : Bacaan, Pembelajaran Teknik Triple Read Outline.

Lokasi Skripsi : Perpus. Unmas

Kode Skripsi: R/267 FKIP IND

Download PDF