Akutansi

PENERAPAN METODE BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DESA PAKRAMAN PEMOGAN

Posted at January 17, 2017 | By : | Categories : Akutansi,Skripsi | 0 Comment

OLEH : SANG AYU RISTYA DEWI

NIM: 138.103.311.9.0300

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS MAHASARASWATI

DENPASAR

2016

 

ABSTRAK

Pembanguanan perekonomian di pedesaaan yang selama ini ditunjang oleh Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Pemogan yang dalam kinerjanya selama ini hanya berfokus pada raio keuangan saja. Dengan menggunkan metode Balanced Scorecard diharapkan LPD Desa Pakraman Pemogan dapat mengembangkan pengukuran kinerjanya yang tidak hanya menggunakan rasio keuangan saja tetapi mengembangkan pula pada aspek non keuangannya.

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Kinerja Lemabaga Perkreditan Desa (LPD) Pakraman Pemogan di pandang dari empat perspektif Balanced Scorecard yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pembelajaran dn pertumbuhan ? penelitian ini bertujuan untuk menegtahui kinerja Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Pakraman Pemogan di pandang dari empat perspektif Balanced Scorecard yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pembelajaran dn pertumbuhan.

Berdasarkan hasil kinerja dengan menggunakan metode Balanced Scorecard dari keempat perspektif menunnjukkan bahwa kinerja Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Pemogan secara keseluruhan adalah baik. hal ini ditunjukkan dengan kinerja persepktif keuangan yang diukur dengan rasio profitabilitas yaitu ROE, ROA, dan profit margin menunjukkan hasil yang baik. Sedangkan LDR dan tingkat intensitas bunga menunnjukkan hasil yang cukup baik. Penilaian kinerja perspektif pelanggan dengan tolak ukur Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) yaitu dengan memberikan kuisioner kepada 99 nasabah yang menunjukkan pelanggan sangat puas dalam pelayanan LPD Desa Pakraman Pemogan. Penilaian kinerja proses bisnis internal dengan tolak ukur Service Cycle Efficiency (SCE) menunjukkan hasil yang baik karena nilainya 1 yaitu sudah efisien dalam transaksi permohonan kredit. Penilaian kinerja perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dengan tolak ukur retensi karyawan menunjukan hasil yang sangat puas, serta Indeks Kepuasan Karyawan (IKK) dengan memberikan kuisioner kepada 22 karyawan menunjukkan hasil yang sangat puas yang berarti karyawan merasa puas dengan LPD Desa Pakraman Pemogan. Sedangkan tingkat produktivitas karyawan menunjukkan hasil yang baik.

Kata kunci : Penilaian kinerja, Perspektif Balanced Scorecard

 

Lokasi Skripsi : Perpus. Unmas

Kode Skripsi: R/828 / FE AK

Download PDF