Agribisnis

PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI KOPI ARABIKA PESERTA UNIT PENGOLAHAN HASIL (UPH) (Kasus Di Desa Belok Sidan Kecamatan Petang Kabupaten Badung)

Posted at January 7, 2017 | By : | Categories : Agribisnis | 0 Comment

OLEH : I PUTU EKA PUTRA ATMAJA

NPM : 11.8.103.41.22.0.5.2001

  PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

 FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS MAHASARASWATI

DENPASAR

2015

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui sistem pengolahan Kopi Arabika di daerah penelitian ; (2) mengetahui  besarnya nilai tambah yang didapat oleh petani dengan melakukan pengolahan kopi di Unit Pengolahan Hasil (UPH); dan (3) mengetahui pemasaran produk kopi arabika hasil pengolahan Unit Pengolahan Hasil (UPH) di Desa Belok Sidan. Pelaksanaan penelitian menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan metode survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan Kopi Arabika di daerah penelitian telah menggunakan teknologi modern dengan peralatan mesin dan sarana prasarana yang memadai, sehingga dapat menghasilkan tiga jenis tingkatan produk: Kopi HS, Kopi Ose dan Kopi Bubuk bermerek. Nilai tambah yang dihasilkan usaha pengolahan Kopi OC Arabika sebesar Rp 2.450,00/kg Kopi GM, dengan rasio nilai tambah sebesar 25,52% dari nilai produk; serta keuntungan Rp 1.283,33/kg Kopi GM, dengan rasio keuntungan sebesar 13,37% dari nilai produk. Nilai tambah yang dihasilkan usaha pengolahan Kopi Bubuk sebesar Rp 43.260,00/kg Kopi Ose, dengan rasio nilai tambah sebesar 36,05% dari nilai produk; serta keuntungan Rp 22.260,00/kg Kopi OC, dengan rasio keuntungan sebesar 18,55% dari nilai produk. Peningkatan pendapatan yang diperoleh dari pengolahan 1 kg Kopi (GM) menjadi Kopi Bubuk adalah sebesar Rp 4.845,00. Rata-rata peningkatan pendapatan pengolahan kopi yang diperoleh  dengan menjadi anggota UPH Mekarsari adalah sebesar Rp 436.050,00 per bulan. Produk Kopi Ose dan Kopi Bubuk UUP UPH Mekarsari sebagian (64%) terserap di pasar lokal Bali dan sebagian lagi (36%) diekspor melalui Koperasi MPIG Bali di Kintamani. Hal yang dapat disarankan, kepada petani anggota Subak Mekarsari Desa Belok Sidan yang belum menjadi peserta UUP UPH Mekarsari disarankan untuk bergabung sehingga dapat meningkatkan nilai tambah kopi dan yang telah menjadi anggota UPH tetap mempertahankan bahkan lebih meningkatkan pendapatannya. Agar pengolahan Kopi Bubuk Arabika lebih ditingkatkan serta lebih berupaya dalam hal mempromosikan dan memperluas jangkauan pemasarannya.

Kata Kunci :  pendapatan; pengolahan; nilai tambah; kopi arabika

 

Lokasi Skripsi : Perpus. Unmas

Kode Skripsi: R/19/FP AGRIBISNIS

Download PDF