FT

EVALUASI KINERJA SALURAN DRAINASE DI KAWASAN MONANG–MANING DALAM MENGATASI BANJIR DAN GENANGAN

Posted at January 5, 2017 | By : | Categories : FT | 0 Comment

OLEH : I Ketut Suteja

NPM : 11.8.103.71.43.0.5.828

 FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS MAHASARASWATI

DENPASAR

2016

 

ABSTRAK

 

Kawasan Monang-maning di Kota Denpasar berkembang dari sebelumnya berupa lahan pertanian menjadi lahan permukiman, pertokoan dan kebutuhan lahan yang lainnya. Perubahan ini membawa konsukwensi pada perubaha sistem drainase yang ada dikawasan tersebut serta meningkatnya limpasan permukaan sebagai akibat dari berkurangnya resapan tanah. Dengan kondisi lahan yang berada pada daerah cekungan maka kawasan ini mengalami kondisi genangan air dan banjir hampir setiap musim hujan. Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk menganalisa data diantaranya: Analisis distribusi frekwensi menggunakan: Distribusi E.J Gumbel dan  Distribusi Log-Person Type III , uji konsistensi data menggunakan metode Rescaled Adjusted Partial Sum (RAPS), Analisa debit digunakan Qhidrologi dengan Qhidrolika dan analisa kapasitas saluran dengan membandingkan Qhidrologi dengan Qhidrolika, ketika Qhidrologi > Qhidrolika maka penampang tersebut tidak mampu menampung debit banjir rencana yang terjadi, sehingga dilakukan pendemensian ulang saluran drainase. Untuk menyelesaikan hal tersebut diatas data yang diperlukan yaitu data curah hujan 20 tahun dari BMKG Denpasar dan Badung yaitu dari tahun 1995 sampai dengan  2004 dan data sekunder yang berupa kondisi saluran eksisting, indentifikasi permasalahan serta peta topografi. Dari analisis yang dilakukan diperoleh nilai hujan rancangan R=132.8406 mm, R5 = 164. 4361 mm, R = 182. 4878 mm. melihat kapasitas yang ada dan debit rencana yang terjadi dapat disimpulkan bahwa saluran jalan Gunung Rsimuka, Gunung Abang, Gunung Merbuk, Gunung Indrakia, Gunung Sraya, Gunung Muria, Gunung Lempuyang, Gunung Cemara, Gunung Slamet dan Gunung Rinjani tidak mampu menampung debit dan menimbulkan banjir. Saluran Jalan Gunung Rinjani yang selama ini menjadi penampungan debit banjir dari semua kawasan Monang- maning sudah tidak mampu menampung debit banjir yang terjadi. Untuk mengatasi permasalahan banjir yang ada, maka solusi yang ditawarkan adalah merubah pola pengaliran air yang ada pada saluran Jalan Gunung Indrakila menuju  Saluran Jalan Gunung Cemara sebelah kiri dan Saluran Jalan Gunung Sraya Dan Muria menuju Saluran Jalan Gunung Cemara sebelah kanan sehingga beban air Jalan Gunung Rinjani Dapat dikurangi

Kata-kata kunci : Debit Rencana, Kapasitas Saluran, Dimensi Saluran.

 

Lokasi Skripsi : Perpus. Unmas

Kode Skripsi: R/19/FT

Download PDF