P2WL

Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pengelolaan Lingkungan (P2WL)

OPTIMALISASI PELAYANAN AIR MINUM BERBASIS BPSAM (BADAN PENGELOLA SARANA PENYEDIAAN AIR MINUM) PROGRAM PAMSIMAS DI DESA BURUAN (Studi Kasus Mata Air Pitra, Desa Buruan Kecamatan Penebel Sebagai Salah Satu Desa Sasaran PAMSIMAS TA 2015)

Posted at August 11, 2016 | By : | Categories : P2WL | 0 Comment

I GUSTI AYU LIA YASMITA

14.8.103.35.101.0233

PROGRAM STUDI PERENCANAAN PEMBANGUNAN WILAYAH DAN PENGELOLAAN  LINGKUNGAN (P2WL)

KONSENTRASI PERENCANAAN WILAYAH

ABSTRAK

 

Program Pamsimas di Kabupaten Tabanan Pada Tahun 2015 telah dilaksanakan di 10 (sepuluh Desa) salah satunya adalah Desa Buruan sebagai salah satu desa yang mendapat sasaran Program Pamsimas, dimana untuk pengelolaan infrastruktur yang telah dibangun tersebut telah dibentuk Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BPSPAM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja BPSPAM dalam mengelola asset infrastruktur pengelolaan air bersih perdesaan sehingga diharapkan optimalisasi pelayanan air bisa lebih baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey melalui kuisioner kepada responden secara langsung selanjutnya dianalisis menggunakan analisis faktor. Sampel diambil di Desa Buruan sebagai salah satu desa penerima program Pamsimas pada tahun 2015, penelitian ini didasarkan pada teknologi yang digunakan serta sistem layanan air bersih yang diterapkan. Variabel-variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dibedakan menjadi lima variabel yaitu aspek masukan, aspek proses, aspek keluaran, aspek hasil dan aspek manfaat dan dampak. Dari 35 variabel awal berdasarkan persepsi masyarakat melalui hasil jawaban kuisioner dengan menggunakan analisis faktor berhasil direduksi menjadi 19 variabel yang mampu menggambarkan kinerja BPSPAM. Untuk aspek masukan, hanya 1 dari 8 variabel yang dapat mewakili karena memiliki nilai eigenvalue sebesar 10.691 yaitu komponen faktor keahlian dan ketrampilan anggota BPSPAM. Aspek proses dari 3 komponen faktor hanya 1 yang dapat mewakili yaitu faktor kecepatan, ketepatan dan akurasi menangani masalah dengan nilai eigenvalue sebesar 3.961. aspek ketiga adalah aspek output dengan 4 komponen faktor yang dimiliki namun hanya komponen opini dan auditor yang dapat mewakili aspek output dengan nilai eigen sebesar 6.299. Aspek outcome dengan 2 komponen faktor, namun hanya 1 yang mampu mewakili denagn eigenvalue sebesar 3.320 yaitu faktor kualitas pelayanan. Aspek yang kelima adalah aspek impact benefit, yaitu terbentuknya kerjasama lintas desa antara BPSPAM yang memiliki nilai eigen sebesar 3.404, dari 2 komponen faktor yang dimiliki.

 

Kata Kunci    : Analisis Faktor, BPSPAM, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat

 

Download PDF