Laporan Penelitian

TRADISI MECANE SEBAGAI PENDIDIKAN KEDISIPLINAN LINTAS GENERASI (STUDI DI DESA NGIS MANGGIS KARANGASEM)

Posted at June 21, 2016 | By : | Categories : Laporan Penelitian | 0 Comment

OLEH: DEWA AYU SRI RATNANI

NIP : 19670619199203 2 001

 

Abstrak

Dosen Program Studi Pendidikan Biologi,

Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan

 Universitas Mahasaraswati Denpasar

 

Tujuan pendidikan sekarang adalah untuk menyeimbangkan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan karakter. Pendidikan karakter memiliki cakupan yang sangat luas. Melihat dari pengertian pendidikan karakter yang sedemikian luasnya, maka kurang bijaksana apabila upaya pembentukan karakter hanya dibebankan pada pihak sekolah. Diperlukan peran tambahan dalam upaya mencapai tujuan tersebut, salah satunya adalah pendidikan di masyarakat melalui berbagai macam kebudayaan lokal yang dimiliki, salah satunya adalah tradisi  Mecane di Desa Ngis, Karangasem. Tradisi ini merupakan suatu upacara atau ritual perwujudan ketaatan,kedisiplinan.kesabaran,keikhlasan,dan kejujuran Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui mekanisme, nilai pendidikan yang bisa didapat, dan tanggapan masyarakat tentang tradisi  mecane.Penelitian ini adalah penelitian historis yang bertujuan mengungkap fakta mengenai suatu tradisi dari informan yang dipercaya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2014 bertempat di Desa Adat Ngis, Manggis, Karangasem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dengan narasumber ahli yaitu Jero Kubayan I  Wayan Wita Raga dan I Kadek Satria, S.Ag selaku Sekretaris Lembaga Konsultan Upacara UNHI.Wawancara juga dilakukan pada warga Desa Ngis untuk mengetahui tanggapan masyarakat Desa Ngis dengan adanya tradisi  Mecane ini.Hasil yang diperoleh adalah mekanisme dari upacara  Mecane  adalah sebagai berikut: mempersiapkan Cane yang ditaruh dibagian tengah dari Bale Agung tempat upacara mecane dilakukan, janggi dipasang di apit-apit Bale agung dan krama desa dan Prajuru desa duduk berhadap-hadapan. Setelah komando dari bendesa upacara mecane dimulai dan berakhir ditandai dengan habisnya air dalam janggi. Jika terjadi pelanggaran dibahas pada rapat krama desa. Nilai pendidikan dari tradisi  mecane  adalah  warga desa diajarkan ketaatan, kedisiplinan, keikhlasan, kejujuran, dan kesabaran  demi persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat dengan mengutamakan  musyawarah untuk mencapai mufakat. Dari hasil tanggapan warga desa terhadap tradisi Mecane, didapatkan hasil 60% warga menyatakan kesan bahwa tradisi Mecane sangat baik untuk dilakukan dan dilestarikan karena mengajarkan warga untuk mentaati aturan yang sudah dibuat dan dilaksanakan. Sedangkan sebanyak 40% warga merasa “terharu” saat melihat secara langsung tradisi Mecane. Simpulan dari penelitian adalah Nilai pendidikan dari tradisi  mecane  adalah  warga desa diajarkan ketaatan, kedisiplinan, keikhlasan, kejujuran, dan kesabaran  demi persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat dengan mengutamakan  musyawarah untuk mencapai mufakat. Dari hasil tanggapan warga desa terhadap tradisi Mecane, didapatkan hasil 60% warga menyatakan kesan bahwa tradisi Mecane sangat baik untuk dilakukan dan dilestarikan karena mengajarkan warga untuk mentaati aturan yang sudah dibuat dan dilaksanakan. Sedangkan sebanyak 40% warga merasa “terharu” saat melihat secara langsung tradisi Mecane.

Kata Kunci: Mecane, Pendidikan, Budaya Lokal

Lokasi di Perpustakaan Pusat Unmas

  • Ruang koleksi khusus
  • KK FKIP
  • BIO02/14
  • RAT – t

 

Download PDF